Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Melemah, Trump Dorong Akhiri Perang
Tuesday, 19 August 2025 19:47 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun seiring para pedagang mempertimbangkan prospek gencatan senjata di Ukraina, dengan Presiden Donald Trump mendorong pertemuan puncak antara Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskiy setelah serangkaian perundingan tingkat tinggi.

Harga minyak Brent turun di bawah $66 per barel, tetap berada dalam kisaran sempit yang telah bertahan selama dua minggu terakhir. Kesepakatan damai apa pun pada akhirnya dapat membuka jalan bagi pengurangan pembatasan ekspor minyak mentah Rusia, meskipun Moskow sebagian besar telah mempertahankan pasokan minyaknya sejak konflik dimulai.

Trump menelepon presiden Rusia dan mendesaknya untuk mulai menyusun rencana pertemuan empat mata dengan Zelenskiy setelah berdiskusi dengan pemimpin Ukraina tersebut pada hari Senin di Gedung Putih. Presiden AS tersebut mengatakan kepada Fox News pada hari Selasa bahwa baik Rusia maupun Ukraina harus menunjukkan fleksibilitas dalam setiap perundingan.

Harga minyak turun lebih dari 10% tahun ini karena kekhawatiran tentang dampak kebijakan perdagangan AS dan prospek kelebihan pasokan karena OPEC+ kembali meningkatkan produksi. Dampak apa pun dari perundingan tentang perang Ukraina masih belum pasti, dan Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan kembali pada hari Selasa bahwa AS dapat menaikkan tarif untuk India karena pembelian minyak Rusia.

"Minyak mentah mungkin akan berada dalam pola bertahan," kata Vandana Hari, pendiri firma analisis pasar minyak Vanda Insights di Singapura. "Jalan untuk menyelesaikan konflik telah terbuka tetapi bisa jadi panjang."

Meskipun ada diplomasi, serangan dari kedua belah pihak terus berlanjut. Ukraina mengatakan pihaknya melakukan serangan baru terhadap sistem pipa minyak Druzhba Rusia pada hari Senin, menghentikan saluran yang penting untuk pasokan minyak mentah ke beberapa wilayah Eropa tengah. Ukraina mengatakan Rusia menyerang kilang minyak domestik di negara itu semalam.

Meskipun harga minyak mentah sebagian besar terjepit dalam kisaran tertentu sebagai akibat dari volume perdagangan musim panas yang lebih tipis dan upaya yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang, pengukur pasar lainnya mengalami bulan Agustus yang lebih sibuk.

Di Pantai Teluk AS, harga minyak mentah mencapai beberapa premium terbesarnya dalam beberapa bulan terakhir, menandakan bahwa lebih banyak pasokan akan diekspor dalam beberapa minggu ke depan. Di saat yang sama, harga acuan AS diperdagangkan dengan diskon terbesar relatif terhadap Brent sejak April, faktor lain yang dapat mendorong pengiriman luar negeri.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS